Aceh Research Institute

ARI Apresiasi atas Sikap Walikota, Pergantian Tahun Baru Zero Kembang Api

ARI Apresiasi atas Sikap Walikota, Pergantian Tahun Baru Zero Kembang Api

Langkah Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman bersama segenap unsur Forkopimda mewujudkan Banda Aceh zero perayaan malam pergantian tahun baru masehi pada 2019. Sebagaimana dipahami Tahun 2018, Banda Aceh dinilai berhasil mengawal malam tahun baru tanpa kembang api, mercon, terompet, dan pesta atau hura-hura. Dan pada malam pergantian tahun baru masehi 1 Januari 2019 nanti kita harus mampu mengulang keberhasilan itu, bahkan harus lebih sukses, ungkap bang Carlos.

Langkah ini di apresiasi oleh Muhammad Syarif, SHI, M.H Direktur Aceh Research Institute (ARI). Tentunya warga Kota Banda Aceh perlu mendukung setiap kebijakan Walikota Banda Aceh yang pro syariah. Sebagaimana dipahami bahwa Banda Aceh Gemilang terus menarasikan berbagai kebijakan yang pro syariah. Pergantian tahun dengan membakar kembang api, itu bukan budaya Aceh dan bertentangan dengan nilai-nilai Islami, ungkap Muhammad Syarif yang juga Mantan Ketua Remaja Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Berikut lima poin seruan bersama Forkopimda Banda Aceh terkait pelarangan perayaan malam tahun baru masehi 2019:

  1. Diminta kepada warga Kota Banda Aceh agar pada malam pergantian Tahun Baru Masehi 1 Januari 2019, tidak melakukan perayaan seperti pesta kembang api, mercon/petasan, meniup terompet, balap-balapan kendaraan dan permainan/kegiatan hura-hura lainnya yang tidak bermanfaat serta bertentangan dengan Syariat Islam dan Adat Istiadat Aceh
  2. Dilarang memperjualbelikan petasan/mercon, kembang api, terompet atau sejenisnya
  3. Mari kita bersama memperkokoh kesatuan dan persatuan serta kerukunan umat beragama guna memelihara perdamaian, keamanan dan ketertiban di dalam kehidupan masyarakat.
  4. Mari kita bersama meningkatkan kepedulian dalam menegakkan Syariat Islam dengan tidak melakukan berbagai kegiatan yang melanggar peraturan perundang-undangan dan Qanun Syariat Islam, serta menjaga jati diri warga Kota Banda Aceh yang Gemilang dalam Bingkai Syariah.
  5. Demikianlah Seruan Bersama ini disampaikan untuk dimaklumi dan dipatuhi serta menjadi pedoman bagi semua pihak.

 

 


0 Komentar
Tuliskan Komentar Anda
Inputan yang bertanda * harus diisi.