Aceh Research Institute

ARI : Dorong Instrumen Penilaian Syariah di Aceh

ARI : Dorong Instrumen Penilaian Syariah di Aceh

Pelaksanaan Syariat Islam di Aceh sesuai Framing UU Nomor 44 Tahun 1999 serta UU Nomor 11 Tahun 2006, sejatinya diformulasikan satu instrumen baku terhadap indikator Syariah dalam pembangunan Aceh, demikian hasil duek seumiki Aceh Research Institute (ARI) di Coffe Borneo (13/12). Lebih lanjut Muhammad Syarif, SHI.M.H Direktur ARI mengatakan pemenuhan Indikator Syariah dalam pembangunan suatu keharusan, apalagi Aceh telah mendeklarasikan sebagai Daerah yang telag menjalankan Syariat Islam di Indonesia.

Tentunya ukuran keberhasilan penerapan syariat Islam di Aceh harus dapat diukur secara kongkrit. Setidaknya ada 7 aspek yang perlu menjadi fokus diantaranya aspek perlindungan agama, perlindungan jiwa, perlindungan akal, perlindungan keluarga, perlindungan harta, perlindungan martabat dan perlindungan lingkungan. Tentunya sub indikator harus diboboti sesuai konsensus bersama masing-masing kab/kota dan melibatkan kalangan akademisi. Pembobotan itu menjadi penting sehingga memudahkan dalam perencanaan program sekaligus menjadi pendoman kepala Daerah dalam mengevaluasi penerapan syariat Islam di Aceh.


0 Komentar
Tuliskan Komentar Anda
Inputan yang bertanda * harus diisi.